Perburuan

Judul halaman ini terinspirasi dari salah satu buku karya Pramoedya Ananta Toer dengan judul yang sama: Perburuan. Namun saya tidak bermaksud untuk mengulas buku tersebut dalam satu halaman tersendiri di blog ini. Saya hanya meminjam judulnya saja karena terdengar menarik. Perburuan. Semua manusia pada dasarnya senang berburu bukan?

Kurang lebih setahun lalu, saya mendatangi acara bincang-bincang para travel blogger dengan mengangkat tema Travel for Books. Para travel blogger tersebut bercerita tentang bagaimana mereka berburu buku sembari jalan-jalan ke luar kota hingga ke luar negeri. Dari situ saya baru menyadari betapa beragamnya motif orang saat memutuskan untuk jalan-jalan. Selama ini yang saya tahu, seseorang jalan-jalan untuk melepas penat, foto-foto biar eksis di Instagram, mencari jati diri, mencari jodoh, belanja, makan. That’s it.

Eh, ternyata ada juga orang yang tamasya atas nama berburu buku. Suatu hal yang enggak terpikirkan oleh saya yang juga senang membaca buku. Memalukan. Dari situ pula saya sadar bahwa memang kebutuhan akan buku tidak cukup terpenuhi hanya dari toko buku lokal atau toko buku online.

Hingga detik ini saya belum pernah memutuskan pergi ke suatu tempat hanya untuk sebuah buku. Tapi sejak datang ke acara tersebut saya selalu memasukkan agenda perburuan buku dalam itinerary perjalanan. Dalam halaman ini akan saya bagikan aktivitas perburuan buku saya. Baik saat tamasya ataupun di dalam kota saja. Semoga berguna untuk para pembaca.

Khilaf Perdana di Dasa